for vsftpd :  Install paket vsftpd untuk versi yang terbaru
#apt-get install vsftpd
 Mengedit script vsftpd.conf
#pico /etc/vsftpd.conf

# Allow anonymous FTP? (Beware – allowed by default if you comment this out )
anonymous_enable=YES
#
# Uncoment this to allow local users to log in.
local_enable=YES
#
# Uncoment this to enable any form of FTP write command.
write_enable=YES
# Default umask for local user is 077. you may wish to change this to 002,
# if your user expect that (022 is used by most other ftpd’s)
# local_umask=022
#
# Uncomment this to allow the anonymous FTP user to upload files. This only
# has an effect if the above global write enable is activated. Also, you will
# obviously need to create a directory writable by the FTP user.
anon_upload_enable=YES
#
# Uncomment this if you want the anonymous FTP user to be able to create
# new directories.
anon_mkdir_write_enable=Yes
#
# Activate directory messages-messages given to remote users when they
# go into a certain directory.
dirmessage_enable=YES
#
# Activate logging of uploads/downloads.
xferlog_enable=YES
#
# Make sure PORT transfer connections orginate from port 20 ( ftp-data).
connect_from_port_20=YES

PS : Tanda yang becetak tebal merupakan tanda yang telah dihilangkan tanda pagarnya

 Merestart daemon FTP
#/etc/init.d/vsftpd restart
Shutting down vsftpd :
Starting vsftpd

 Install paket squid untuk versi yang terbaru
#apt-get install squid
 Mengedit script squid.conf
#pico /etc/squid/squid.conf

visible_hostname (hostname yg diperlukan)
cache_mgr (alamat e-mail)
http_port 3128 transparent
always_direct allow all
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256

dan Edit juga script di bawah ini :

acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl lab1 src 192.168.1.0/255.255.255.0
acl tidak dstdomain www.friendster.com
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 # https
acl SSL_ports port 563 # snews
acl SSL_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 # https
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl Safe_ports port 631 # cups
acl Safe_ports port 873 # rsync
acl Safe_ports port 901 # SWAT
acl purge method PURGE
acl CONNECT method CONNECT

 Membuat cache directory dengan mengetikkan perintah
#squid –z
 Merestart daemon Squid
#/etc/init.d/squid restart

 Untuk test apakah konfigurasi Anda sudah berhasil, buka Internet Explorer 
tools 
internet options 
connections 
LAN setting 
Pilih use automatic configuration script 
lalu isikan pada address alamat server kita

 Install paket samba untuk versi yang terbaru
#apt-get install samba

 Mengedit script smb.conf
#pico /etc/samba/smb.conf

#=================== Global Settings ====================

[global]

workgroup = kel7 —-> nama workgroup yang muncul nantinya
server string = %h server
dns proxy = no
interfaces = 192.168.2.1/8 eth0 —> eth0 merupakan LANcard,bisa diganti menurut medianya
bind interfaces only = true
log file = /var/log/samba/log.%m
max log size = 1000
syslog = 0
panic action = /usr/share/samba/panic-action %d

###### Authentication #######
security = user —> hanya untuk user yang terdaftar.
encrypt passwords = true
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
passwd program = /usr/bin/passwd %u
passwd chat = *EntersnewsUNIXspassword:* %nn *RetypesnewsUNIXspassword:* %nn *passwordsupdatedssuccessfully* .

#==================== Share Definitions ====================

[data] —> menentukan nama filesharing
path = /media/repo/ —> path tempat folder dishare
guest ol = no – —> akses guest ditolak, untuk menghidupkan ganti dengan yes
browseable = yes —> bisa dibrowsing
read-only = no —> read-only memiliki opsi yes atau no
valid-users = kel7, root —-> list user yang memiliki akses
writeable = yes —> bisa ditulis.
create mask = 700 —-> hak membuat file
directory mask = 700 —-> hak membuat direktori

[my data]
path = /media/
guest ol = yes
browsable = yes
read-only = no
writeable = yes
valid users = kel7,root

[printers]
comment = All Printers
browseable = no
path = /var/spool/samba
printable = yes
public = no
writable = no
create mode = 0700

# Sharing Printer Windows clients look for this share name as a source of downloadable
[print$]
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
writable = yes
guest ok = no —-> guest dilarang masuk
write list = root, @ntadmin

# Sharing CD-ROM with others.
[cdrom]
comment = Samba server’s CD-ROM
writable = no
locking = no
path = /cdrom
public = yes —-> public berarti bebas dipakai oleh siapa saja

 Merestart daemon Samba
#/etc/init.d/samba restart

 Untuk test apakah konfigurasi kita sudah berhasil, lakukan pengecekan menggunakan search  computers or people  a computer on the network  ketikkan alamat IP kita

 Instal paket postfix
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
postfix
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install postfix
 Instal paket courier-imap
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
courier-imap
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install courier-imap
 Instal courier-pop
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
courier-pop
2. Ketikkan perintah berikut untuk menginstal
#apt-get install courier-pop
 Instal paket squirrelmail
1. Masukkan cd debian yang tersedia paket
squirrelmail
2. Ketikkan perintah berikut untuk mengistal
#apt-get install squirrelmail
 Konfigurasi script postfix
1. Edit file main.cf
#vim /etc/postfix/main.cf
2. Tambahkan script di bawah ini
mydomain = www.smknpal.sch.id
home_mailbox = Maildir/
mynetworks = 127.0.0.0/8 10.252.22.0/24
 Konfigurasi virtual host squirrelmail
1. Edit file apache2
#vim /etc/apache2/sites-available/default
2. Tambahkan script di bawah ini
Alias /webmail “/usr/share/squirrelmail/”

Allow from all
 Membuat user di server
1. Ketikkan perintah berikut
#adduser [terserah]

 Membuat folder maildir di user tertentu
#cd /home/[user]
#maildirmake Maildir
#chown [user].[user] Maildir /-Rf
 Testing squirrelmail
1. Buka web browser
http://www.kel7.com/webmail
 Testing mail server
1. Buat user 1
2. Masuk ke www.kel7.com
3. Login sebagai user
4. kirim e-mail ke user 1

 Install paket bind9 untuk versi yang terbaru, dengan perintah #apt-get install bind9

 Memastikan paket bind9 apakah sudah terinstall dengan benar, dengan perintah # dpky –l bind9

 Mengedit script resolf.conf, dengan perintah :
# pico /etc/resolv.conf

 Mengedit script named.conf, dengan perintah:
# pico /etc/bind9/named.conf
Edit seperti dibawah ini:

};
Zone “debian.com,”{ Nama Server
Type master;
File “/var/cache/bind/db.debian”; Tempat file disimpan
};

Zone “192.in-addr.arpa”{
Type master;
File “/var/cache/bind/db.192”; Tempat file di simpan
};

 Copy file db.127 dan db.local pada directoty yang sama ,dengan perintah:
# cp db.127 db.192
# cp db.local db.debian
Lalu pindah pada directory /var/cache/bind,dengan perintah:
# mv db.192 /var/cache/bind
# mv db.debian /var/cache/bind

 Membuat file zone forward yang berfungsi untuk menerjemahkan nama ke IP Address dari zona lokalnya.dengan perintah:
# pico /var/cache/bind/db.debian

$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS debian.com.
@ IN A 192.168.1.1
www IN A 192.168.1.1

 Membuat file zone forward yang berfungsi menerjemahkan IP Address ke nama dari zona lokalnya, dengan perintah
# pico /var/cache/bind/db.192

$TTL 604800
@ IN SOA debian.com. root.debian.com. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS debian.com.
1.1.168 IN PTR debian.com.
www IN PTR debian.com.

 Merestart daemon DNS Server, dengan perintah :
# /etc/init.d/bind9 restart
Stopping domain name service . . . : bind .
Starting domain name service . . . : bind .

 Mencoba DNS Server apakah sudah berjalan dengan baik dan benar dengan perintah ping
# ping www.debian.com
Jika muncul reply berarti konfigurasi anda berhasil

 Menginstall DHCP-server,dengan perintah:
# apt-get install dhcp3 server

 Konfigurasi file konfigurasi /etc/dhcp3/dhcpd.conf, dengan perintah :
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf

 Edit Script di bawah ini :

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
range 192.168.1.2 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1;
option domain-name “komputer server”;
option routers 192.168.1.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

 Untuk mensetting dhcp agar komputer client mendapatkan ip yang tetap edit script seperti di bawah ini :

host komputer1 {
hardware ethernet 00:50:56:C0:00:01;
fixed-address 192.168.1.2;
}

 Menjalankan daemon dhcp server, dengan perintah :
# /etc/init.d/dhcp3-server restart
Starting DHCP server : dhcpd3 .

 Uji Coba Koneksi , ping alamat server bila ada reply maka configurasi anda berhasil.

Alat dan bahan :
1. PC
2. Aplikasi packet tracer 4.1

Langkah-Langkah :
• Instalasi
1. Seperti biasa kalo install aplikasi untuk windows pastinya mudah
2. Tinggal double klik aplikasi (setup packet tracernya)
3. Klik next dan ikuti aja langkah selanjutnya, terus finish. Gampang khan. . .

A. Router Static

• Setting IP
A. Untuk Router
- Menggunakan grafik
1. Pilih Config
2. Pilih FastEthernet0/0
3. Beri centang pada On (untuk mengaktifkan IP)
4. Isi IPnya, misal 192.168.1.1 dan gatewanya 255.255.255.0
5. Sekarang pilih serial2/0 (untuk setting serial routernya)
6. Beri centang pada on
7. Pada clock rate pilih 64000
8. Isi IP address, misal 10.0.0.1 dan gatewaynya 255.0.0.0
9. Nah kalo kita buat lebih dari 2 router kita juga harus mengisi IP address dan gateway pada Serial3/0 agar dapat terkoneksi dengan router yang lainnya.

- Menggunakan text
1. Pilih CLI
2. Ketik enable atau ena
3. Ketik configure terminal
4. Ketik interface FastEthernet0/0 (untuk setting IP dan gatewaynya).
5. Ketik no shutdown (untuk mengaktifkan Ip yang di setting)
6. Ketik IP address 192.168.1.1 255.255.255.0
7. Ketik exit
8. Ketik interface Serial2/0 (untuk setting serial routernya)
9. Ketik no shutdown
10. Ketik clock rate 64000
11. Ketik IP address 10.0.0.1 255.0.0.0

B. Untuk client atau PC
- Menggunakan Grafik
1. Klik pada PCnya
2. Pilih Config
3. Isi Gatewaynya
4. Kemudian sekarang setting IPnya dengan pilih FastEthernet, isi IP address dan gatewaynya

- Menggunakan Text
1. Klik pada gambar PC
2. Pilih Desktop
3. Pilih Command Prompt
4. Ketik ipconfig (IP address) spasi (gateway) spasi (IP default gateway)

• Routing
- Menggunakan grafik
1. Pilih config
2. Pilih static
3. Isi network, subnet mask dan Next Hopnya
4. Klik add

- Menggunakan text
1. Tinggal ketik ip route (IP tujuan) spasi (gatewaynya) spasi (IP serial yang dituju). Misal : ip route 192.168.2.1 255.255.255.0 10.0.0.2

B. Router Dinamis (RIP)

- Menggunakan grafik
1. Double klik pada gambar routernya
2. Pilih config
3. Pilih RIP
4. Masukkan IP address dan IP serialnya
5. Klik add.

- Menggunakan text
1. Ketik router rip
2. Ketik network spasi (IP address). Misal : network 192.168.1.1. Kemudian masukkan juga IP serialnya, seperti diatas.Contoh : network 10.0.0.1.

Yang Dibutuhkan :

·        2 buah PC yang sudah terinstall SO Linux SUSE 9.3 berbasis text

·        3 buah LAN Card. 2 LAN Card terpasang pada 1 PC yang akan dijadikan router dan 1 LAN Card terpasang pada PC Client

·        Kabel

 

Prosedur :

·        Pastikan PC yang dijadikan router sudah terkoneksi dengan internet

·        Untuk mengkoneksikan dengan internet setting salah satu LAN Card dengan langkah berikut :

  •  
    • Ketik yast
    • Pilih Network device
    • Pilih Network card
    • Masuk pada Network card configuration
    • Pilih LAN Card yang akan dihubungkan dengan internet
    • Pilih Automatic address setup (via DHCP)
    • Pilih Finish
    • Untuk memastikan, ping dari computer ke server yang tersambung internet

·        Untuk menghubungkan dengan client, setting LAN Card dengan langkah berikut :

  •  
    • Ketik yast
    • Pilih Network device
    • Pilih Network card
    • Masuk pada Network card configuration
    • Pilih LAN Card yang akan dihubungkan dengan client
    • Pilih Static address setup
    • Masukkan ip address dan subnet mask-nya
    • Pilih finish

·        Untuk PC yang akan dijadikan client, setting LAN Card dengan cara berikut :

  •  
    • Ketik yast
    • Pilih Network device
    • Pilih Network card
    • Masuk pada Network card configuration
    • Pilih LAN Card
    • Pilih Static address setup
    • Masukkan ip address dan subnet mask-nya
    • Masuk ke Routing
    • Masukkan default gateway sesuai dengan IP pada PC router yang terhubung dengan client
    • Untuk memastikan, ping dari computer ke router

·        Untuk ip forwarding ketikkan :

#echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

·        Untuk ip table ketikkan :

#iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE

#iptables-save

·        Untuk memastikan, ping dari client ke server yang terhubung internet.

 

 

Langkah-langkah :

Ø      Menginstall komputer dengan aplikasi Packet Tracer 4.1

Ø      Setelah terinstal masuklah pada aplikasi tersebut

Ø      Buatlah rangkaian gambar beberapa router dan di setiap satu router terhubung dengan satu PC

Ø      Hubungan gambar-gambar tersebut dengan memilih konektor yang tersedia

Ø      Setelah semua gambar terhubung dengan benar, mulai konfigurasi satu persatu

Ø      Untuk konfigurasi router, klik pada gambar router tersebut

Ø      Setelah muncul kotak dialog, pilih CLI karena kita akan mencoba mengkonfigurasi dengan metode text

Ø      Setelah masuk pada tampilan CLI mulailah konfigurasi dengan perintah-perintah berikut :

1.      Ketik enable untuk masuk pada privilege command

2.      Kemudian ketik configure terminal untuk masuk ke terminal

3.      Setting pada Ethernet dengan mengetikkan interface ethernet0

4.      Ketik ip address [alamat ip] [subnet mask]

5.      Ketik no shutdown untuk mengaktifkan

6.      Keluarlah dari interface Ethernet0 dengan perintah exit

7.      Ketik interface serial2/0

8.      Ketikkan ip address [alamat ip] [subnet mask]

9.      Untuk serial harus diberi clock rate dengan mengetikkan clock rate 64000

10.  Ketik no shutdown untuk mengaktifkan

Ø      Setelah konfigurasi untuk router, konfigurasikan pc yang terhubung pada setiap router. Untuk pc tidak bisa menggunakan text tapi menggunakan grafik dengan langkah-langkah sebagai berikut :

§         Klik pada gambar pc

§         Masuk pada menu config

§         Masukkan gateway. Sesuaikan IP gateway dengan IP router di atasnya

§         Klik FastEthernet dan masukkan IP address beserta subnet mask

Ø      Setelah konfigurasi selesai klik pada router. Klik pada menu CLI dan lakukan konfigurasi sebagai berikut :

§         Masuklah pada confire

§         Ketikkan router rip

§         Ketikkan network [ip router]

§         Masukkan ip Ethernet dan serial router tersebut

§         Klik add

Ø      Konfigurasikan semua tersebut dengan cara yang sama

Ø      Setelah selesai, lihatlah apakah proses routing anda telah berhasil dengan cara ping dengan klik pada tanda Add Simple PDU lalu klik pada 2 gambar perangkat.

Ø      Jika proses routing anda berhasil maka akan muncul keterangan Successful.

Ø      Jika proses routing gagal atau failed periksa kembali semua konfigurasi.

 

Langkah-langkah :

 

Ø      Menginstall komputer dengan aplikasi Packet Tracer 4.1

Ø      Setelah terinstal masuklah pada aplikasi tersebut

Ø      Buatlah rangkaian gambar beberapa router dan di setiap satu router terhubung dengan satu PC

Ø      Hubungan gambar-gambar tersebut dengan memilih konektor yang tersedia

Ø      Setelah semua gambar terhubung dengan benar, mulai konfigurasi satu persatu

Ø      Untuk konfigurasi router, klik pada gambar router tersebut

Ø      Setelah muncul kotak dialog, pilih CLI karena kita akan mencoba mengkonfigurasi dengan metode text

Ø      Setelah masuk pada tampilan CLI mulailah konfigurasi dengan perintah-perintah berikut :

1.      Ketik enable untuk masuk pada privilege command

2.      Kemudian ketik configure terminal untuk masuk ke terminal

3.      Setting pada Ethernet dengan mengetikkan interface ethernet0

4.      Ketik ip address [alamat ip] [subnet mask]

5.      Ketik no shutdown untuk mengaktifkan

6.      Keluarlah dari interface Ethernet0 dengan perintah exit

7.      Ketik interface serial2/0

8.      Ketikkan ip address [alamat ip] [subnet mask]

9.      Untuk serial harus diberi clock rate dengan mengetikkan clock rate 64000

10.  Ketik no shutdown untuk mengaktifkan

Ø      Setelah konfigurasi untuk router, konfigurasikan pc yang terhubung pada setiap router. Untuk pc tidak bisa menggunakan text tapi menggunakan grafik dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1.      Klik pada gambar pc

2.      Masuk pada menu config

3.      Masukkan gateway. Sesuaikan IP gateway dengan IP router di atasnya

4.      Klik FastEthernet dan masukkan IP address beserta subnet mask

Ø      Setelah selesai mengkonfigurasi semua perangkat, mulailah proses routing dengan langkah-langkah berikut :

1.      Klik pada router dan masuklah pada CLI

2.      Masuklah pada configure terminal

3.      Ketik ip route [ip tujuan] [subnet mask] [next hop]

4.      Buatlah beberapa routing sesuai dengan jumlah router yang ada

Ø      Setelah selesai, lihatlah apakah proses routing anda telah berhasil dengan cara ping dengan klik pada tanda Add Simple PDU lalu klik pada 2 gambar perangkat.

Ø      Jika proses routing anda berhasil maka akan muncul keterangan Successful.

Ø      Jika proses routing gagal atau failed periksa kembali semua konfigurasi.